CONTOH SURAT PERMOHONAN CERAMAH (MAJLIS NURURROSUL)


No       : 061/PHBI-MNR/VII/2011                                      
Lamp   : 1 (satu) berkas                                              
Hal      : Permohonan Penceramah
             

              Kepada Yang Mulya:
              Al Habib Jindan Bin Novel bin Salim Jindan
Di      Pondok Pesantren Al Fachriyah
Kota Tangerang
               
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam teriring do’a kami sampaikan kepada Al Habib  semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan keharibaan Rasulullah Muhammad SAW.

Berkenaan dengan kegiatan Peringatan Isra Mi’raj yang dilaksanakan oleh PANITIA HARI BESAR ISLAM (PHBI) MAJLIS NURURROSUL,  kami memohon kesediaan dari Al-Habib untuk memberikan ceramah agama yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal       : Sabtu, 23 Juli 2011
Waktu                : 19.30 WIB s/d selesai
Tempat               : Majlis Nururrosul (Jl. KH. Hasyim Ashar Gg. Kancil RT. 02/05 Kel. Neroktog Kec. Pinang Kota Tangerang)

Demikianlah Surat permohonan ini kami sampaikan, dan atas perhatian dan kehadiran Al Habib kami ucapkan terimakasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tangerang, 04 Juli 2011
PANITIA ISRA MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW
DAN PENGABDIAN MASYARAKAT
Ketua,                                                       Sekretaris,



ABDUR ROHMAN NAWAWI                  ZAINUDDIN

CARA RASULULLAH SAW MEMULIAKAN ISTERINYA


Siapa tidak mendamba pasangan setia dan selalu mesra? Siapa pula tidak jengah hidup dengan pasangan yang durhaka lagi gampang marah? Faktanya, menjadi pasangan setia dan mesra sungguh tidak mudah.

Alangkah baik kita menjadikan rumah tangga Rasulullah sebagai teladan utama. Inilah potret rumah tangga yang diliput berkah dan bertabur cinta. Panutan umat sejagat ini adalah sosok suami yang pandai mengistimewakan istri.

Beliau biasa memanggil Aisyah dengan sebutan Humaira, yang kemerah-merahan pipinya. Kadang juga Aisy, yang dalam budaya Arab, pemenggalan huruf terakhir dari nama itu menunjukan panggilan manja sebagai tanda sayang. Tidak ada wanita yang tidak tersanjung dipanggil demikian oleh suaminya.

Di tengah kesibukan mengurus umat, Rasulullah juga mampu menjaga keintiman bersama istri. Perhatikan penuturan Aisyah berikut. “Aku pernah mandi janabat bersama Rasulullah dengan satu tempat air. Tangan kami bergantian mengambil air.” (HR Bukhari dan Muslim). Rasulullah juga pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau pernah makan daging yang sudah digigit Aisyah (HR Muslim).

Kemesraan bahkan tetap dilakukan Rasulullah ketika istri sedang dalam keadaan haid. Simak penuturan Ummu Salamah. “Ketika aku rebahan bersama Rasulullah di lantai, tiba-tiba aku haid. Aku keluar mengambil pakaian haidku. Beliau bertanya, ‘Mengapa kamu, apakah kamu haid?’ Aku menjawab, ‘Ya’. Beliau lalu memanggilku, dan aku tidur bersama beliau di lantai yang rendah.”

Rasulullah memang begitu memuliakan istri. Boleh jadi sebagian suami lebih nyaman keluar rumah bersama rekan, meninggalkan istri di rumah. Perhatikan sikap Rasulullah, sebagaimana kesaksian Aisyah. “Ketika hendak melakukan sebuah perjalanan, Nabi biasa membuat undian di antara para istri beliau. Siapa yang namanya keluar undian, dialah yang ikut pergi bersama Rasulullah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Demikian pula ketika beliau menyaksikan hiburan. Aisyah berkisah, “Pada suatu hari, orang-orang berkulit hitam mempertontonkan permainan perisai dan lembing. Aku tidak ingat apakah aku yang meminta atau Nabi sendiri yang berkata padaku, apakah aku ingin melihatnya. Aku menjawab, ‘Ya.’ Lalu beliau menyuruhku berdiri di belakang beliau. Pipiku menempel ke pipi beliau. Beliau berkata, ‘Teruskan permainan kalian, Wahai Bani Arfidah (julukan orang Habasyah)!’ Hingga ketika aku merasa bosan, beliau bertanya, ‘Apakah kamu sudah puas?’Aku menjawab, ‘Ya.’ Beliau lalu berkata, ‘Kalau begitu, pergilah!’.” (HR Bukhari dan Muslim).

Itulah sosok suami sejati. Kendati demikian, sebagai manusia normal, tentu saja rumah tangga Rasulullah tidak bebas dari konflik. Perselisihan dalam rumah tangga adalah bumbu cinta. Namun, ketika berselisih, Rasulullah tidak pernah melibatkan emosi. Ketika sedang marah kepada Aisyah, beliau berkata, “Tutuplah matamu!” Kemudian Aisyah menutup matanya dengan perasaan cemas, khawatir dimarahi Rasulullah. Nabi berkata, “Mendekatlah!” Tatkala Aisyah mendekat, Rasulullah kemudian memeluk Aisyah sambil berkata, “Humairahku, telah pergi marahku setelah memelukmu.”

Tidak pernah ada kalimat kasar dan menyakitkan dalam rumah tangga Rasulullah. Bahkan, beliau biasa memijit hidung Aisyah jika dia marah, sambil berkata, “Wahai Aisyah, bacalah do’a, ‘Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan’.” (HR Ibnu Sunni).

Semua kita pasti berharap memiliki rumah tangga yang sakinah dan penuh berkah. Rasulullah telah mengajarkan suami bagaimana memuliakan istri. Seperti sabda beliau, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lelaki yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Re-Post dari : REPUBLIKA.CO.ID, Oleh M Husnaini

SS HUMOR : CERITA BADUI KETINGGALAN SENDAL

Alkisah seorang badui Banten ingin pergi ke kota Pandeglang. sang isteripun menyarankan agar membeli sendal karena mau ke kota, orang kota biasanya pakai sendal.

akhirnya sang badui membeli sendal seharga 5000

sampailah ia di terminal Mandala dan menghampiri angkot, kebetulan angkot yang mau dinaikinya baru dicuci.

ia pun bertanya
kang, sendalnya dicopot ya kang?

supir menjawab
copot aja khan mobil saya baru dicuci

berangkatlah angkot tersebut, dari arah terminal ke kota Pandeglang

sesampainya di kota, sang badui bertanya, berapa kang, ongkosnya

supir menjawab
4000 kang

tapi ketika badui mau keluar mobil, diapun bertanya
kang, sendal saya mana?


supir bertanya, memang tadi dicopot dimana?

dibawah ini, jawab singkat badui

kalau begitu mah ketinggalan di terminal, jawab supir

ya udah, saya mau balik lagi ke terminal mandala, saya baru beli sendal itu, pinta sang badui

akhirnya kembalilah angkot tersebut ke terminal Mandala

di sini, saya cpot sendal saya. kata badvi pas sampai di terminal

ini mah di terminal, banyak orang lewat, mungkin udah hilang di ambil orang

!?@~_:)”’“%# badui bengong

CONTOH PIDATO PERPISAHAN KELAS XII

Assalamu’alaikum Wr. Wb 
Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah SMA .........................
yang terhormat Bapak/Ibu Dewan Guru beserta staf tata usaha 
Yang terhormat Bapak/Ibu wali murid Serta teman-temanku yang berbahagia 
Pada pagi hari ini, tak lupa kita ucapkan puja dan puji kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan kasih sayangnya kepada kita semua, sehingga sampai hari ini kita masih tetap bisa melakukan segala bentuk aktifitas dan dapat berkumpul di sini dalam acara Perpisahan Kelas XII tahun ajaran 2012/2013. 

Saya di sini mewakili teman-teman menyadari bahwa selama kami menjadi siswa di SMAN .............. tercinta ini seringkali membuat bapak/ibu guru kesal, kecewa, sedih, maupun marah. Oleh karena itu kami menghaturkan permohonan maaf yang tulus emoga bapak/ibu guru semua sudi kiranya memaafkan semua kesalahan kami baik yang sengaja maupun tidak demi kebaikan kami semua ke depannya. 

Saya dan teman-teman, mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak/ibu guru dan juga ayah bunda yang telah mendidik kami menjadi siswa yang disiplin dan berprestasi. Untuk bapak/ibu guru terutamanya, mungkin ucapan terima kasih dari saya dan teman-teman semua tidaklah cukup membayar semua jasa baik anda selama 3 tahun ini, yang tanpa lelah mengajari serta mendidik kami menjadi insan yang semakin mengerti. Sungguh kebaikan bapak/ibu guru hanya mampu dibalas oleh Allah. Jazakumullah khoiron katsiron. 

Untuk teman-teman tercinta, selama 3 tahun lamanya kita bersama, tentunya ada rasa suka maupun duka yang datang menghampiri dalam perjalanan kita menuntut ilmu. Mungkin semua itu esok akan menjadi sebuah memori terindah yang akan selalu kita ingat. Tak lupa kepada adik-adik kami yang masih tajam pemikirannya, untuk ke depan kalian harus lebih berprestasi dari kakak-kakakmu ini, jangan buang waktumu dengan percuma, buatlah sekolah kita menjadi yang terbaik. 

Buatlah guru-guru serta orang tua kita bangga akan prestasi yang kita torehkan. Saya ucapkan selamat berpisah, dan selamat melanjuntkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga perpisahan ini menjadi kenangan indah selamanya. Ingatlah tangis tawa kita selama ini, pelangi yang selalu iringi perjalanan mulia ini. Sukses untuk terus maju dan meraih cita-cita. Semoga SMA ............... kita tercinta semakin jaya dari masa ke masa. Wassalamu’alaikum Wr. Wb Mungkin cukup 1 Contoh Pidato singkat yang dapat admin share pada postingan ini ..

DARI BLOG TETANGGA
http://aburizalababil.blogspot.com/2012/12/contoh-pidato-singkat-dan-jelas.html

PUISI : DOA RAMADHAN

Ya Allah…..
Dalam dekapan Ramadhan suci ini
Berikan hambamu ini kesadaran
Betapa bulan ini adalah gudang
Yang menyimpan stok rahmat
Dalam sepuluh ruang tamunya
Berikan pada hamba
Makna luas ruang maghfirahMu
Yang tersembunyi dalam sepuluh ruang keluarga
Tancapkan keyakinan pada diri hamba tentang janjiMu
Yang terlukis dalam sepuluh ruang tidur bulanMu
Menggambar kebebasa dari api abadiMu
Ya Allah…
Hamba ingin menjadi penebar ayat-ayatmu
Merangkul tiang rumahMu
MerayuMu tiap malam
MengingatMu dalam dua puluh gerak istirahatku
MenjengukMu dalam detik-detik sahurku
Menemani mata hati mengelilingi hari-hariMu
Ya Allah…
Hamba bersimpuh dalam belai kuasamu
Mengakui kelemahan dan kesalahn Nafsi
Membeberkan aib sendiri
Membuka rajasia pribadi
KepadaMu !
Menggorek dosa-dosa satu persatu
Berharap siraman deras ampunanMu
Ya Allah…..
Bersama laju bulah penuh rahmah ini
Hamba lomtarkan ide-ide hamba
Menjelaskan Planning
Mendiskusikan visi masa depan
Mengadukan keinginan
Menumpuk harapan-harapan
Dan meletakanya diatas tanganMu
Ya Allah…
Sedikit sekali yang kminta
Dalam luas kuasamu yang terbuka

referensi :
http://orb.web.id/kumpulan-puisi-ramadhan-terbaik-dan-terpopuler.html